POLA SEBARAN TUMBUHAN SARANG TIDUR TANGKASI (Tarsius Dentatus) DI KAWASAN TAMAN NASIONAL LORE LINDU DESA KAMARORA B KECAMATAN NOKILALAKI KABUPATEN SIGI

DWI NURMALASARI (2026) POLA SEBARAN TUMBUHAN SARANG TIDUR TANGKASI (Tarsius Dentatus) DI KAWASAN TAMAN NASIONAL LORE LINDU DESA KAMARORA B KECAMATAN NOKILALAKI KABUPATEN SIGI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

DWI NURMALASARI – L 131 19 251, Pola Sebaran Tumbuhan Sarang
Tidur Tangkasi (Tarsius dentatus) di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu
Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi. Dibimbing Oleh
Abdul Rosyid dan Arief Sudhartono.
Pelaksanaan program konservasi tangkasi telah dilakukan oleh International
Union for Conservation of Nature and Natural Resources. kegiatan tersebut masih
terkendala dengan keterbatasan data yang diperoleh terutama data
menggambarkan parameter demografi tangkasi sehingga IUCN menetapkan status
konservasi tangkasi masuk ke dalam kategori “Data Deficient” (kekurangan data).
Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis tumbuhan
sarang tidur Tangkasi (Tarsius dentatus) di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu
Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi dan Menentukan pola
sebaran Sarang Tidur Tangkasi.
Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan Februari
sampai dengan bulan Mei 2024 di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu Desa
Kamarora B Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi. Data dikumpulkan dengan
cara pengamatan langsung (direct observation) menggunakan dua metode yaitu:
Metode transek jalur (Strip Transect) dan metode konsentrasi. Penempatan petak
contoh dengan menggunakan Metode transek jalur (Strip Transect) sepanjang
1000 meter dengan total 4 Transek dan 11 titik sarang tidur tangkasi. Analisis data
menggunakan Indeks Morisita (I????) dan jenis tumbuhan sarang tidur dilakukan
dengan mengidentifikasi jenis sarang disetiap perjumpaan.
Hasil pola sebaran jenis tumbuhan sarang tidur Tangkasi yaitu beringin
(Ficus benjamina), bambu (Bambusa vulgaris) dan tumbuhan yaitu salak (Salacca
zalacca) hasil. Nilai pola sebaran sarang tidur tangkasi yaitu pada jenis beringin
(Ficus benjamina) -3,12 I????, pada jenis bambu (Bambussa vulgaris) – 3,63 I???? dan
pada salak (Salacca zalacca) -0,53 I???? dimana secara keseluruhan kategori sarang
tidur berada pada kategori seragam

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 21 Jan 2026 05:38
Last Modified: 21 Jan 2026 05:38
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152730
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item