MUHAMAD GHUTZAA LANDO (2026) Arahan Penentuan Citra Kota Di Pusat Kota Banggai Laut. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Sebuah kota sudah seharusnya mempunyai citra yang mewakili keberadaannya, dan
citra kota juga penting sebagai identitas dan pembeda dari kota-kota lainnya. Pusat
Kota Banggai sebagai ibu kota Kabupaten Banggai Laut memiliki peran strategis
sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, dan aktivitas sosial budaya. Namun
hingga saat ini kawasan tersebut belum memiliki penentuan citra kota yang jelas
dan terarah, sehingga identitas kawasan belum terbentuk secara kuat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen pembentuk citra kota serta
merumuskan arahan penentuan citra kota di Pusat Kota Banggai berdasarkan teori
Image of the City oleh Kevin Lynch.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik observasi view from the road, survei mental mapping, serta verifikasi ahli.
Observasi dilakukan pada empat segmen jalan utama, yaitu Jalan Beringin (Segmen
1), Jalan Pattimura–R. Awaludin (Segmen 2), Jalan Jenderal Sudirman (Segmen 3),
dan kawasan sekitar pelabuhan serta Pasar Tua (Segmen 4). Pengumpulan data
persepsi dilakukan melalui mental mapping terhadap 6 orang informan, yang terdiri
dari 3 informan utama (masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pusat kota) dan
3 informan tambahan (masyarakat dari luar pusat kota yang familiar dengan
kawasan). Hasil analisis kemudian diperkuat melalui verifikasi oleh 3 orang ahli di
bidang perencanaan dan tata kota.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen Path paling dominan dan mudah
dikenali adalah Jalan Beringin sebagai jalur utama kota, didukung oleh Jalan
Pattimura, Jalan R. Awaludin, dan Jalan Jenderal Sudirman sebagai jalur penunjang.
Elemen Edges yang paling kuat adalah pagar pembatas kawasan pelabuhan yang
membentuk batas fisik kawasan. Elemen Nodes utama meliputi Perempatan Jalan
Mampaliasan, Perempatan Taman Kota, Perempatan Keraton, dan Perempatan
Cardinal Fish yang berfungsi sebagai simpul pergerakan dan orientasi kota. Elemen
Landmark yang paling berpengaruh terhadap citra kota adalah Keraton Banggai,Gedung Ali Hamid, Taman Kota, Masjid At-Taqwa, serta beberapa bangunan
pelayanan publik. Sementara itu, elemen District yang memiliki karakter homogen
dan mudah dikenali adalah Kawasan Pasar Tua dan Kawasan Pelabuhan.
Berdasarkan hasil tersebut, arahan penentuan citra kota difokuskan pada penguatan
koridor jalan utama, peningkatan kualitas simpul kota, penataan landmark
bersejarah dan ruang publik, serta penegasan karakter kawasan distrik melalui
penataan visual dan fungsi ruang. Arahan ini diharapkan dapat memperkuat
identitas, keterbacaan, dan daya tarik Pusat Kota Banggai sebagai pusat kegiatan
dan simbol kota.
Kata kunci : Citra kota, Pusat kota, Banggai Laut
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:52 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:52 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152746 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

