PENGEMBANGAN SUMBER DAYA APARATUR PADA BADAN KEPEGAWAIAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH KOTA PALU

JISMAN (2026) PENGEMBANGAN SUMBER DAYA APARATUR PADA BADAN KEPEGAWAIAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH KOTA PALU. Doktoral thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Jisman, NIM. B.10323010 Judul Desertasi: “Pengembangan Sumber Daya Aparatur pada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Palu.”.Promotor: Daswati Co Promotor 1: Abdul Rivai dan Co Promotor II : Nasir Mangngasing
Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengembangan sumber daya aparatur pada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Palu. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data, dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penarikan informan menggunakan purposive. Analisis data yang digunakan yaitu model Miles, Huberman dan Saldana, yaitu pengumpulan data, penyajian data, kondensasi data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat rekomendasi yang dapat diberikan untuk meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya aparatur di BKPSDM Kota Palu. Rekomendasi ini disusun dengan mempertimbangkan temuan lapangan pada dimensi training, education, dan development sesuai teori Nadler (1990), Peningkatan Frekuensi dan Pemerataan Pelatihan perlu menambah jumlah pelatihan teknis dan bimbingan teknis setiap tahun, dengan distribusi yang merata kepada seluruh ASN agar setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan keterampilan, Penyusunan Materi Pelatihan yang Lebih Relevan Materi pelatihan sebaiknya disusun berdasarkan analisis kebutuhan jabatan (training need analysis) agar output pelatihan langsung berdampak pada peningkatan kinerja sesuai tugas masing-masing pegawai. Perluasan Akses Pendidikan Formal dan Nonformal Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan dukungan anggaran dan kebijakan bagi ASN untuk mengikuti studi lanjut, seminar, dan workshop, sehingga pengembangan kompetensi strategis dapat merata, Penguatan Sistem Pengembangan Karier Talent pool, rotasi jabatan, dan program pengembangan kepemimpinan perlu diperluas cakupannya kepada lebih banyak pegawai, sehingga tidak hanya terfokus pada individu tertentu, melainkan membuka peluang yang sama bagi semua ASN berpotensi, Evaluasi Pasca-Program yang Terukur BKPSDM perlu menyusun mekanisme evaluasi pasca-pelatihan, pendidikan, dan pengembangan, baik dari sisi kinerja maupun perubahan perilaku pegawai, untuk memastikan bahwa program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak yang diharapkan.

Item Type: Thesis (Doktoral)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Doktoral Ilmu Sosial
Divisions: Pascasarjana > Doktoral Ilmu Sosial
Date Deposited: 23 Jan 2026 05:20
Last Modified: 23 Jan 2026 05:20
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152830
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item