ANAPRILITA PUTRI AKBAR (2026) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MAN 1 DAN MAN INSAN CENDEKIA KOTA PALU. Magister thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Anaprilita Putri Akbar. Faktor Yang Berhubungan dengan Status Anemia Pada
Remaja Putri di MAN 1 dan MAN Insan Cendekia Kota Palu
Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Tadulako
Tesis, Januari 2026
Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang
masih banyak ditemukan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor gizi, kesehatan, serta
lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan
dengan status anemia pada remaja putri di MAN 1 Kota Palu (non-asrama) dan MAN
Insan Cendekia Kota Palu (asrama). Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional
dengan jumlah sampel 120 siswi yang dipilih menggunakan teknik stratified random
sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin dan kuesioner
yang meliputi siklus menstruasi, asupan protein, asupan zat besi, riwayat penyakit
infeksi, akses layanan kesehatan, dan sanitasi lingkungan. Analisis data dilakukan
secara univariat dengan nemapilkan persen frekuensi, bivariat menggunakan uji Chisquare, serta multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pada MAN 1 dan MAN Insan Cendekia terdapat hubungan yang signifikan
antara siklus menstruasi dan asupan zat besi dengan status anemia (p < 0,05). Selain itu,
hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dan status anemia hanya
ditemukan pada MAN 1 (p < 0,05), sedangkan hubungan yang signifikan antara akses
layanan kesehatan dan status anemia hanya ditemukan pada MAN Insan Cendekia (p <
0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa siklus menstruasi dan asupan zat besi
merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan status anemia, yang
mengindikasikan peran penting faktor biologis dan asupan gizi dalam terjadinya anemia
pada remaja putri, diikuti oleh akses layanan kesehatan sebagai faktor pendukung.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa status anemia pada remaja putri
dipengaruhi oleh kombinasi faktor gizi, kesehatan, dan lingkungan, dengan perbedaan
pola antara sekolah non-asrama dan asrama. Oleh karena itu, diperlukan upaya
pencegahan anemia melalui peningkatan asupan zat besi, edukasi gizi, perbaikan
sanitasi lingkungan, serta penguatan layanan kesehatan sekolah.
Kata Kunci : Akses Layanan Kesehatan; Anemia; Asupan Makanan; Remaja Putri;
Riwayat Penyakit Infeksi; Sanitasi Lingkungan; Siklus Menstruasi
| Item Type: | Thesis (Magister) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 06:13 |
| Last Modified: | 23 Jan 2026 06:13 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152847 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

