PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA LALU LINTAS (Studi Kasus Pada Wilayah Kepolisian Resor Parigi Moutong)

I MADE ANANDA (2026) PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA LALU LINTAS (Studi Kasus Pada Wilayah Kepolisian Resor Parigi Moutong). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

I Made Ananda. D 101 21 494. Pendekatan Restorative Justice Dalam
Penyelesaian Tindak Pidana Lalu Lintas (Studi Kasus Pada Wilayah
Kepolisian Resort Parigi Moutong). Pembimbing I : Jubair, Pembimbing II :
Andi Nurul Isnawidiawinarti Achmad
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi serta peluang dan
hambatan penerapan pendekatan restorative justice dalam penyelesaian tindak
pidana lalu lintas diwilayah hukum Kepolisian Resor Parigi Moutong. Metode
penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian Hukum Empiris
atau penelitian lapangan dimana penelitian ini dilakukan dengan berdasarkan data
primer dan sekunder, yaitu data yang diperoleh dari wawancara dengan tujuan
mendapatkan data sebagai alat ukur dan diperoleh dari studi kepustakaan,
referensi, peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Polres Parigi Moutong telah menerapkan pendekatan restorative justice pada
sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas, termasuk kasus yang mengakibatkan luka
ringan, luka berat, hingga kehilangan nyawa. Secara yuridis kasus kecelakaan lalu
lintas yang mengakibatkan hilangnya nyawa tidak dibenarkan di selesaikan
melalui pendekatan restorative justice, tetapi secara fakta dilapangan Kepolisian
Resort Parigi Moutong berhasil menerapkanya dalam beberapa kasus kematian.
Namun, penerapan tersebut belum berjalan optimal karena masih terdapat
keterbatasan baik dari segi pemahaman masyarakat, sikap korban atau
keluarganya, maupun keterbatasan aparat dalam memfasilitasi mediasi. Peluang
penerapan restorative justice terlihat dari manfaat yang dapat dihasilkan, antara
lain memperbaiki hubungan sosial antara pelaku dan korban, mempercepat proses
penyelesaian perkara dengan biaya yang lebih efisien, serta mengurangi beban
sistem peradilan pidana. Akan tetapi, penerapan ini juga menghadapi berbagai
hambatan, seperti minimnya saksi yang bersedia memberikan keterangan,
kurangnya pemahaman masyarakat mengenai konsep keadilan restoratif,
penolakan dari keluarga korban, ketidakmampuan para pihak menemukan titik
temu dalam proses mediasi, hingga tekanan sosial dari masyarakat sekitar.
Kata kunci: Lalu Lintas, Restorative Justice dan Tindak Pidana

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 27 Jan 2026 03:12
Last Modified: 27 Jan 2026 03:12
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152952
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item