ANALISIS TARIF LAYANAN PEMERIKSAAN MRI (MAGNETIC RESONANCE IMAGING) : SATU PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING (ABC) PADA UPT.RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH

MUH. ANAS (2026) ANALISIS TARIF LAYANAN PEMERIKSAAN MRI (MAGNETIC RESONANCE IMAGING) : SATU PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING (ABC) PADA UPT.RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

MUH ANAS P10224024, Analisis Tarif Layanan Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging): Satu Penerapan metode Activity Based Coasting (ABC) pada UPT.RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah (Dibawah bimbingan oleh Muh. Ryman Napirah dan Muhammad Ichwan).

Program JKN membuat Rumah Sakit pemerintah yang bermitra dengan BPJS kesehatan mendapatkan peningkatan jumlah pasien. Kondisi ini membuat pendapatan Rumah Sakit menjadi meningkat, namun pada beberapa layanan di UPT.RSUD Undata terdapat Gap yang sangat jauh antara tarif umum Rumah Sakit dengan tarif yang ditetapkan BPJS melalui INA-CBG’s (Indonesian Case-Based Groups), terutama layanan berteknologi tinggi Magnetic Resonance Imaging (MRI). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tarif layanan pemeriksaan MRI menggunakan metode ABC, membandingkan hasil perhitungan metode ABC dengan tarif umum dan tarif INA-CBG’s. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data skunder. Data dikumpulkan dengan menentukan semua aktivitas-aktivitas pada laynanan pemeriksaan MRI kemudian mengelompokan antara Fix Cost , Variabel Cost dan gaji SDM. Hasil penelitian di dapatkan Unit Cost untuk sekali layanana pemeriksaan MRI yaitu 4.419.627. Secara rinci perbandingan menunjukan tarif pasien umum ditetapkan sebesar 4.000.000 sehingga Rumah Sakit mengalami selisih Rp 419.627 per tindakan dan untuk pasien BPJS hanya sebesar Rp 2.832.000 yang berarti terdapat selisih kekurangan sebesar Rp 1.587.627. Tetapi sebagai Rumah Sakit milik pemerintah, UPT. RSUD Undata memiliki fungsi utama sebagai penyedia layanan kesehatan publik yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, bukan pada pencarian keuntungan finansial. Hal ini sejalan dengan program Gubernur Sulawesi tengah’ BERANI SEHAT’ di mana keberadaan Rumah Sakit bertujuan memastikan akses layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Dengan demikian, meskipun terdapat perbedaan antara biaya riil, baik untuk pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan Rumah Sakit tidak dibebani kewajiban untuk memperoleh keuntungan dari setiap layanan yang diberikan.

Kata kunci: Tarif layanan, Pemeriksaan MRI , Metode ABC.

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Divisions: Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 27 Jan 2026 04:07
Last Modified: 27 Jan 2026 04:07
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/152969
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item