CATRA LITRIA LINGKUA (2026) DYNAMIC GOVERNANCE DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI DESA MANDULA KECAMATAN LEMBO RAYA KABUPATEN MOROWALI UTARA. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Catra Litria Lingkua, Nomor Stambuk B40122070, Judul “Dynamic Governance Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Mandula, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara”. Di bawah bimbingan Bapak Sasterio selaku Pembimbing I dan Bapak Angga Pradana Selaku Pembimbing II. Penelitian ini mengkaji penyelenggaraan pemerintahan desa saat ini, di mana pemerintah dituntut harus adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tiga elemen utama Dynamic Governance yang dikemukakan oleh Neo dan Chen (2007), yaitu Culture (budaya), Capabilities (kapabilitas), dan Change (perubahan). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, studi dokumentasi serta wawancara mendalam dengan 6 orang informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen Culture masyarakat Desa Mandula secara umum mendukung jalannya pemerintahan melalui nilai gotong royong, rasa kebersamaan, dan komunikasi langsung antara aparat dan warga. Hambatan budaya lokal yang signifikan tidak ditemukan, meskipun terdapat kendala seperti adaptasi teknologi yang lambat dan indikasi nepotisme dalam distribusi bantuan. Pada elemen Capabilities, penerapan Think Ahead telah dilakukan melalui penyusunan program pembangunan jangka menengah, namun belum sepenuhnya selaras dengan persepsi dan kebutuhan masyarakat. Think Again terlihat melalui evaluasi kebijakan, tetapi masih terkendala oleh rendahnya disiplin dan kompetensi aparatur. Sementara itu, Think Across belum optimal karena minimnya kolaborasi antar lembaga dan pembelajaran lintas desa. Elemen Change yang tercermin melalui kebijakan adaptif mulai terwujud melalui pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk memperkuat komunikasi publik, namun masih terbatas akibat lemahnya koordinasi dan partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, penerapan Dynamic Governance di Desa Mandula menunjukkan potensi positif terutama pada aspek budaya, tetapi memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia serta peningkatan koordinasi dan kolaborasi agar prinsip pemerintahan yang dinamis dapat terwujud secara menyeluruh.
Kata Kunci : Dynamic Governance, Pemerintahan Desa, Desa Mandula
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan J Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan Library of Congress Subject Areas > J Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 07:08 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 07:08 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153067 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

