TAUFIK SYARIF (2026) Keanekaragaman Jenis Bambu (bambusa Sp.) Di Daerah Aliran Sungai Kola-kola, Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Taufik Syarif – L 131 18 389,Keanekaragaman Jenis Bambu (Bambusa Sp.) di Daerah Aliran Sungai Kola-kola, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala. dibimbing oleh, Prof.Dr.Ir.H. Naharuddin, S.Pd, M.Si. sebagai Dosen Pembimbing Utama, dan Drs. I Nengah Korja, M.Si sebagai Dosen Pembimbing Anggota.
Bambu merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang banyak tumbuh di hutansekunderdanhutanterbuka,walaupunadadiantaranyayangtumbuhdihutan primer. Bambu juga merupakan salah satu tanaman ekonomi Indonesia yang banyak tumbuh di kebun masyarakat dan di pedesaan.
Daerah Aliran Sungai atau yang biasa juga disebut dengan DAS ialah kawasan yang pada dasarnya dibatasi dengan batas-batas punggung gunung atau bukit dan ditetapkan sesuai dengan aliran permukaan bukan sesuai pada aliran air bawahtanah.DASmerupakankawasantangkapanair,dimanasemuaairyangjatuh pada kawasan tersebut mengalir ke sungai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keanekaragaman Jenis Bambu yangadadiDaerahAliranSungai Kola-Kola,dandiharapkanhasilyangdiperoleh dapat menjadi bahan informasi dan masukan bagi masyarakat, instansi serta lembaga-lembaga terkait, yang di laksanakan selama 3 bulan, mulai dari bulan OktobersampaiDesember2024,yangberlokasidiSempadanDaerahAliranSungai Kola-kola.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksplorasi yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menjelajah langsung ke lokasi penelitian untuk mengumpulkan spesimen bambu dengan metode purposive sampling atau daerah atau titik mana saja yang terdapat bambu yang dianggap mewakili tempat tersebut. Intensitas sampling yang digunakan adalah 2?ri luas kawasan.
Hasil Pengamatan ini menunjukkan, bahwa jenis Bambu Apus (Gigantochloa apus Kurz), merupakan jenis yang mendominasi di Daerah Aliran Sungai(DAS)Kola-kola,karenamemilikinilaiINPtertinggipadatingkatrumpun, yaitusebesar162,99%.Sehingga,diperolehTotalNilaiKeanekaragaman(H’)dari seluruh jenis Bambu hanya mencapai 0,548 atau ? 1 dan dikategorikan masih tergolong rendah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan S Agriculture > Kehutanan |
| Divisions: | Fakultas Kehutanan > Kehutanan Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 07:23 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 07:23 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153182 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

