PERBANDINGAN KEPATUHAN KALIBRASI ALAT KESEHATAN ANTARA PUSKESMAS TERAKREDITASI PARIPURNA DENGAN UTAMA DI KOTA PALU

MANAL ALHABSYI (2026) PERBANDINGAN KEPATUHAN KALIBRASI ALAT KESEHATAN ANTARA PUSKESMAS TERAKREDITASI PARIPURNA DENGAN UTAMA DI KOTA PALU. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK

MANAL ALHABSYI. NIM P10224056. Perbandingan Kepatuhan Kalibrasi Alat Kesehatan Antara Puskesmas Terakreditasi Paripurna Dengan Utama di Kota Palu

Dibawah bimbingan Ketut Suarayasa dan Abd. Rahman

Latar Belakang: Kepatuhan kalibrasi alat kesehatan sangat penting untuk menjaga mutu layanan, namun beberapa alat di Puskesmas Kota Palu masih belum terkalibrasi sesuai standar. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan tingkat kepatuhan antara puskesmas yang terakreditasi paripurna dengan utama. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan komparatif dengan pendekatan Quasi Experiment menggunakan desain posttest only. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kamonji dan Puskesmas Lere pada Agustus–September 2025. Populasi adalah seluruh pegawai kedua Puskesmas, dan penelitian menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh 127 responden dijadikan sampel. Analisis data dilakukan dengan uji Independent Sample t-test. Hasil Penelitian: Puskesmas Kamonji lebih baik pada kepatuhan instrumen dengan nilai mean 31,73 dibanding 30,09, sedangkan Puskesmas Lere lebih tinggi pada kepatuhan normatif nilai mean 34,11 dibanding 33,96. Hasil uji Independent Sample t-test menunjukkan bahwa nilai t = 2,726 dengan signifikansi =0,007. Hasil ini mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara tingkat kepatuhan kalibrasi alat kesehatan di Puskesmas Kamonji dan Puskesmas Lere. Kesimpulan: Puskesmas Kamonji menunjukkan kepatuhan kalibrasi yang lebih baik dibanding Puskesmas Lere, dan analisis statistik menegaskan adanya perbedaan signifikan, sehingga akreditasi yang lebih tinggi terkait dengan kualitas kalibrasi yang lebih optimal. Saran: Puskesmas Paripurna perlu menjaga konsistensi kalibrasi, sedangkan Puskesmas Utama perlu memperkuat penjadwalan dan dokumentasi. Dinas Kesehatan diharapkan meningkatkan pembinaan dan monitoring, dan penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan serta menambah variabel terkait sumber daya dan kompetensi petugas.

Kata Kunci: Tingkat Kepatuhan; Kalibrasi Alat Kesehatan; Petugas Puskesmas

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Divisions: Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 03 Feb 2026 03:11
Last Modified: 03 Feb 2026 03:11
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153252
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item