PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI ZINC DAN PROBIOTIK TERHADAP FREKUENSI DEFEKASI, LAMA RAWAT INAP, SKOR DEHIDRASI DAN KONSISTENSI FESES PADA PASIEN DIARE ANAK USIA 6 BULAN-5 TAHUN YANG DIRAWAT DI RSU SIS ALJUFRI PALU

HASLINDA (2026) PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI ZINC DAN PROBIOTIK TERHADAP FREKUENSI DEFEKASI, LAMA RAWAT INAP, SKOR DEHIDRASI DAN KONSISTENSI FESES PADA PASIEN DIARE ANAK USIA 6 BULAN-5 TAHUN YANG DIRAWAT DI RSU SIS ALJUFRI PALU. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

HASLINDA. Pengaruh pemberian kombinasi zinc dan prebiotik terhadap frekuensi defekasi, lama rawat inap, skor dehidrasi dan konsistensi feses pada pasien diare anak usia 6 bulan-5 tahun yang di rawat di rsu aljufri palu
(Dibimbing Oleh Nurdin and Sumarni).

Program Studi Kesehatan Masyarakat
Pacsa Sarjana Universitas Tadulako
Tesis, Desember 2025

Diare akut pada anak salah satu masalah kesehatan utama yang dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit, serta meningkatkan risiko rawat inap yang lebih lama. Penatalaksanaan diare akut pada anak tidak hanya berfokus pada terapi rehidrasi, tetapi juga memerlukan terapi tambahan mempercepat perbaikan gejala klinis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian kombinasi Zinc dan Probiotik terhadap frekuensi defekasi, lama rawat inap, skor dehidrasi, dan konsistensi feses pada pasien anak yang didiagnosis diare akut di RSU SIS Aljufri Palu Tahun 2025. Metode Penelitian dengan pendekatan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari pasien anak dengan diare akut yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kelompok intervensi mendapatkan kombinasi Zinc dan Probiotik, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan Zinc. Data dikumpulkan melalui observasi klinis dan rekam medis pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai dengan jenis data. Hasil univariat menunjukkan pasien mayoritas bergizi baik dengan dehidrasi ringan dan konsistensi feses (80%); antar kelompok, tidak ada beda signifikan di frekuensi BAB (p=0,278), lama rawat (p=0,430), atau skor dehidrasi (p=0,394), meski dalam uji kelompok terdapat perbaikan nyata (p<0,001), tapi terapi kombinasi unggul di konsistensi tinja (p<0,000). Kesimpulan Kombinasi zinc dan probiotik tidak unggul signifikan antar kelompok pada frekuensi defekasi (p=0,278), lama rawat (p=0,430), dan dehidrasi (p=0,394) pada 60 anak balita diare akut di RSU SIS Aljufri 2025, meski perbaikan dalam kelompok bermakna (p<0,001); tapi efektif tingkatkan konsistensi feses (p<0,001).

Kata kunci: Diare Akut, Frekuensi Defekasi, Konsistensi Feses, Lama Rawat Inap, Probiotik, Skor Dehidrasi, Zinc

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Divisions: Pascasarjana > Magister Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 03 Feb 2026 05:40
Last Modified: 03 Feb 2026 05:40
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153262
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item