NASRUL A.BUKA (2026) Penggunaan Air Kepala (Cocos Nucifera) Konsentrasi Berbeda Pada Maskulinisasi Larva Ikan Capungan Banggai (Pterapogon Kauderni Koumans, 1933). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Banggai Cardinalfish (Pterapogon kauderni) merupakan ikan hias endemik Banggai yang digemari karena karakter dan tampilannya yang unik Keberhasilan budidayanya sangat bergantung pada ketersediaan ikan jantan, karena jantan mengerami telur dan larva hingga fase juvenil. Jumlah jantan yang terbatas menjadi kendala produksi benih, teknologi sex reversal digunakan untuk meningkatkan proporsi jantan. Salah satu bahan alami yang berpotensi untuk maskulinisasi adalah air kelapa, karena mengandung kalium dan senyawa bioaktif yang dapat memengaruhi diferensiasi kelamin. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan air kelapa konsentrasi berbeda terhadap persentase jantan ikan P. kauderni. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan yang terdiri dari A (Tanpa air kelapa/kontrol), B (Konsentrasi air kelapa 20%), C (Konsentrasi air kelapa 30%), D (Konsentrasi air kelapa 40%). Data persentase kelamin jantan dianalisis menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95?ngan uji lanjut BNT. Hasil penelitian menunjukan perendaman larva ikan dlam air kelapa berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap presentasi kelamin dengan persentase kelamin jantan tertinggi pada konsentrasi 40% menghasilkan kelamin jantan 84%.
Kata kunci: Air Klapa, P. Kauderni, Sex reversal, Maskulinisasi, Persentase Kelamin Jantan
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur S Agriculture > Akuakultur |
| Divisions: | Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 05:17 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 05:17 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153400 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

