DURATUNNASIHA R. DJADAU (2026) ANALISIS KELAYAKAN USAHA SEMI HIDROPONIK MELON PETANI SALUYU AGRICULTURE DI DESA KOTAPULU KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Duratun Nasiha (E32121109), Analisis Kelayakan Usaha Semi
Hidroponik Melon Petani Saluyu Agriculture Di Desa Kotapulu
Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi (dibimbing Oleh Sulaeman dan Dian
Safitri).
Petani Saluyu Agriculture di Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi
menghadapi masalah terkait serangan hama dan penyakit. Pada tahun 2024
pada musim awal pertama mengalami gagal panen total dalam satu
GreenHouse, selanjutnya pada musim tanam lainnya menghadapi serangan
hama penyakit dengan tingkat 50% sehingga semua tanaman dimusnahkan
sebelum panen tiba. Namun petani tetap melakukan budidaya pada tahun
terakhir, dengan serangan hama dan penyakit yang diasumsikan yaitu 20%,
sehingga petani berharap masih terdapat nilai ekonomi. Meskpun demikian
belum diketahui berapa tingkat keuntungan dan apakah usaha tersebut
masih layak untuk dijlankan.
Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan April sampai dengan Juni 2024.
Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purpossive). Responden dalam
penelitian ini adalah pemilik dan dua tenaga kerja sehingga berjumlah 3
orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kelayakan
usaha yaitu (BEP) Produksi dan BEP Harga dan Revenue Cost Ratio (R/C
Ratio), Break Even Point
Hasil penelitian menunjukan bahwa total biaya tetap usaha semi hidroponik
melon sebesar Rp.18.706.021/musim tanam dan total biaya variabel yaitu
Rp.8.863.000/musim tanam. Sehingga total biaya produksi yaitu sebesar Rp.
27.569.021. Penerimaan sebesar Rp.50.400.000/musim tanam, yang
dihasilkan oleh jumlah hasil produksi yaitu 1.680 kg yang sudah dikurangi
dengan 20% oleh tingkat kerusakan kemudian dikalikan dengan harga jual
yaitu Rp.30.000. kemudian total pendapatan yaitu Rp.22.830.979. Pada hasil
analisis BEP Produksi yaitu 919/kg, hasil tersebut lebih besar dari data
actual, sehingga usaha layak dijalankan, hasil BEP Harga 16.410 Rp/Kg, niali
tersebut sudah mencapai titik impas bahkan melebihi data actual yaitu
Rp.30.000/Rp, sehingga usaha tersebut layak. Dan hasil analisis R/C Ratio
yaitu 1,83 angka teresbut menunjukkan lebih besar dari 1, sehingga usaha
tani semi hidriponik melon petani saluyu Agriculture Di Desa Kotapulu
Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi, layak untuk dijalankan.
Kata Kunci: Kelayakan Usaha, Semi Hidroponik, Melon, BEP, R/C Ratio
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis S Agriculture > Agribisnis |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 05:45 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 05:45 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153430 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

