Analisis Pemasaran Cokelat Olahan Pada Industri Banua Cokelat Di Kota Palu

LISDAYANTI (2026) Analisis Pemasaran Cokelat Olahan Pada Industri Banua Cokelat Di Kota Palu. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Lisdayanti ( E321 20 133) Analisis Pemasaran Cokelat Olahan pada Industri Banua Cokelat Di K/ota Palu, Dibimbing oleh Erny dan Wira Hatmi, 2025

Pemasaran merupakan proses yang harus dilalui produsen untuk menyalurkan produknya hingga sampai ke tangan konsumen., terdiri atas semua lembaga atau pedagang pengecer yang memasarkan produk/jasa dari produsen ke konsumen. Seringkali ditemui adanya rantai pemasaran yang panjang dengan pelaku pemasaran yang terlibat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui bentuk saluran pemasaran, margin pemasaran, bagian harga yang diterima produsen dan efesiensi pemasaran produk cokelat olahan di industri Banua Cokelat dikota palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai bulan Desember 2024 di Industri Banua Cokelat dikota palu. Penentuan responden dalam penelitian ini terdiri dari produsen, karyawan, pedagang pengecer dan konsumen. Penelitian ini mengunakan metode purposive sampling, jumlah responden sebanyak 5 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang diginakan dalam penelitian ini adalah analisis pemasaran yaitu saluran pemasaran, margin pemasaran,bagian harga dan efesiensi pemasaran.
Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran cokelat olahan di Industri Banua Cokelat melalui II saluran pemasaran yaitu :
ProdusenPedagang PengecerKonsumen
ProdusenKonsumen
Hasil analisis margin pemasaran pada saluran pertama dari produsen ke pedagang pengecer yaitu sebesar Rp.4.000 untuk kemasan 41 gr dan Rp.15.000 untuk kemasan 216 gr. Sedangkan pada saluran kedua tidak ditemukan margin pemasaran karena tidak ada lembaga pemasaran yang terlibat dalam proses pemasaran. Jadi pada saluran pertama totalnya adalah Rp.19.000. Bagian harga yang diterima oleh produsen pada saluran pertama yaitu 75% untuk kemasan 41 gr dan 75,8% untuk kemasan 216 gr. Untuk saluran kedua bagian harga yang diterima produsen cokelat olahan sama-sama mempunyai nilai yang sama yaitu 100 % untuk kedua kemasan. Efesiensi pemasaran cokelat di Industri Banua Cokelat pada saluran pertama sebesar 5,16 ?n saluran pemasaran kedua sebesar 2,15 %. Saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran kedua dimana nilai efesieninya lebih kecil dibanding pemasaran pertama yaitu sebesar 2,15 %

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis
S Agriculture > Agribisnis
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis
Date Deposited: 13 Feb 2026 06:22
Last Modified: 13 Feb 2026 06:22
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153477
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item