PENGETAHUAN MASYARAKAT KAILI TARA TERHADAP KECANTIKAN DI DESA JONO KALORA KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG.

FINGKI AFIANTI (2026) PENGETAHUAN MASYARAKAT KAILI TARA TERHADAP KECANTIKAN DI DESA JONO KALORA KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Fingki Afianti Stambuk B30121031 Judul Skripsi “Pengetahuan
Masyarakat Kaili Tara Terhadap Kecantikan di Desa Jono Kalora Kecamatan
Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutonng”, dibimbing oleh Bapak Juraid
sebagai Pembimbing Utama dan Ibu Citra Dewi sebagai Pembimbing Pendamping.
Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Kecantikan bagi masyarakat Kaili Tara tidak hanya dipahami dari
penampilan fisik semata, tetapi juga berkaitan erat dengan sikap, perilaku, serta
nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Dalam konteks
masyarakat Kaili Tara, perempuan dianggap cantik apabila mampu menjaga
kesopanan, menghormati orang tua, serta berperilaku sesuai norma adat. Namun,
perubahan sosial yang dipengaruhi oleh modernisasi dan media sosial
menyebabkan terjadinya pergeseran dalam cara perempuan memahami makna
kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengetahuan dan
perilaku perempuan Kaili Tara terhadap kecantikan di era 1970-an, (2) menjelaskan
perubahan pengetahuan dan perilaku perempuan Kaili Tara terhadap fenomena
kecantikan di era 2000-an, dan (3) menganalisis bagaimana perempuan Kaili Tara
menegosiasikan nilai-nilai kecantikan dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Informan ditentukan secara purposive sampling, terdiri atas tujuh orang lintas
generasi di Desa Jono Kalora. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang berfokus pada konteks budaya dan
perubahan sosial masyarakat setempat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada era 1970-an, kecantikan
perempuan Kaili Tara lebih menonjolkan kesederhanaan dan keluhuran budi.
Perawatan tubuh dilakukan dengan bahan alami seperti minyak kelapa, parutan
kelapa, dan jeruk nipis. Standar kecantikan ideal digambarkan melalui rambut
panjang hitam, tubuh berisi, kulit bersih alami, serta perilaku sopan dan rajin
bekerja. Namun, pada era 2000-an, pengaruh media sosial dan tren kecantikan
modern telah menggeser pemaknaan tersebut. Generasi muda lebih menekankan
pada aspek fisik seperti kulit putih, tubuh langsing, dan penggunaan produk
kecantikan modern. Meski demikian, nilai-nilai tradisional seperti kesopanan,
kesederhanaan, dan rasa hormat terhadap orang tua tetap dipertahankan sebagai
bagian dari identitas budaya perempuan Kaili Tara. Dengan demikian, pandangan
kecantikan perempuan Kaili Tara merupakan hasil negosiasi antara nilai-nilai
budaya lokal dan pengaruh modern. Kecantikan tidak hanya dilihat sebagai aspek
fisik, tetapi juga sebagai cerminan moralitas dan identitas budaya yang terus
berkembang seiring perubahan zaman.
Kata Kunci: Pengetahuan, Perubahan Sosial, Kecantikan, Perempuan Kaili
Tara

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
H Ilmu Sosial > Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi
Date Deposited: 13 Feb 2026 07:19
Last Modified: 13 Feb 2026 07:19
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153484
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item