IBRAHIM B DG MATTIRO (2026) Analisis Profitabilitas Usaha Tempe Berbasis Kedelai Impor Pada Ukm Rumah Produksi Tempe Asli Hb Di Kota Palu. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi lokal di Kota Palu. Salah satu pelaku usaha tersebut adalah UKM Rumah Produksi Tempe Asli HB yang mengandalkan kedelai impor sebagai bahan baku utama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana dinamika harga kedelai impor mempengaruhi tingkat profitabilitas usaha tempe tersebut. Fokus utama penelitian ini adalah menilai kemampuan usaha dalam menjaga kinerja finansialnya di tengah tekanan fluktuasi harga bahan baku yang tidak dapat dikendalikan oleh pelaku usaha kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data produksi dan keuangan selama tahun 2024. Analisis dimulai dengan menghitung pendapatan bersih, yaitu selisih antara total penerimaan dan seluruh biaya produksi. Setelah itu, dilakukan penghitungan Net Profit Margin (NPM) sebagai indikator utama untuk menilai tingkat profitabilitas usaha. Data dianalisis berdasarkan tiga titik waktu yang merepresentasikan perubahan signifikan harga kedelai, yaitu saat harga terendah, menengah, dan tertinggi selama tahun berjalan. Penentuan responden dilakukan secara purposive, yaitu mereka yang terlibat langsung dalam pengelolaan usaha. Responden terdiri dari empat orang: pimpinan, bendahara, dan dua karyawan bagian produksi, yang memberikan informasi mengenai aspek keuangan, volume produksi, serta strategi adaptasi terhadap fluktuasi harga bahan baku Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi harga kedelai memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap kemampuan usaha dalam menghasilkan laba. Pada saat harga kedelai berada pada tingkat terendah, usaha masih mampu menutup seluruh biaya produksi dan menghasilkan keuntungan yang relatif tinggi. Namun ketika harga kedelai naik ke posisi menengah, keuntungan mulai tergerus karena biaya bahan baku meningkat sementara harga jual tempe tidak dapat dinaikkan. Pada titik harga kedelai tertinggi, tekanan biaya mencapai puncaknya dan menyebabkan penurunan profitabilitas yang sangat signifikan. Kondisi ini terlihat dari perubahan nilai Net Profit Margin (NPM) yang awalnya berada dalam kondisi sangat baik, kemudian melemah pada harga menengah, dan akhirnya turun tajam pada harga tertinggi, masing-masing sebesar 23,76% pada harga terendah dan 7,09% pada harga tertinggi
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis S Agriculture > Agribisnis |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 07:14 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 07:14 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153600 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

