SIFAT FISIS DAN MEKANIS KAYU JABON MERAH (Anthocephalus Macrophyllus) ASAL DESA BAHOEA REKO-REKO KECAMATAN BUNGKU BARAT KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH

DEA ANANDA LADJAMBA (2026) SIFAT FISIS DAN MEKANIS KAYU JABON MERAH (Anthocephalus Macrophyllus) ASAL DESA BAHOEA REKO-REKO KECAMATAN BUNGKU BARAT KABUPATEN MOROWALI SULAWESI TENGAH. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

DEA ANANDA LADJAMBA - L13121272. Sifat Fisis dan Mekanis Kayu
Jabon Merah (Anthocephalus macrophyllus) Asal Desa Bahoea Reko-Reko
Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah Dibimbing
Oleh Abdul Hapid dan Erniwati.
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kayu, hal ini disebabkan
Indonesia berada di daerah khatulistiwa yang memiliki iklim tropis yang amat
cocok untuk tumbuhnya berbagai jenis tanaman. Kayu merupakan bagian tanaman
yang dapat dimanfaatkan dalam bentuk gelondongan dan bentuk lain yang telah
diolah. Kayu banyak digunakan untuk pembuatan bahan bangunan, mebel maupun
kerajinan. Penggunaan kayu sebagai kerajinan daun pintu, daun jendela, kosen
pintu, kosen jendela. Kayu Jabon Merah yang diambil dari hutan masyarakat dan
berasal dari Desa Bahoea Reko-Reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten
Morowali, Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sifat fisis
yang meliputi kadar air segar, kadar air kering udara, dan kerapatan. Dan untuk
mengetahui sifat mekanis yang meliputi modulus elasitisitas (MOE), modulus patah
(MOR), dan keteguhan tekan sejajar serat (KTSS).
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Juli 2025.
Bertempat di Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Laboratorium Ilmu
Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Metode penelitian ini
menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor.
Pengambilan sampel dibedakan berdasarkan 2 faktor yaitu faktor letak aksial dan
letak radial. Pada letak aksial meliputi bagian pangkal, tengah, dan ujung.
Sedangkan pada letak radial meliputi bagian dekat kulit, dekat hati, dan daerah
peralihan. Kombinasi kedua faktor ini menghasilkan 9 perlakuan (3 x 3) dimana
setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga total sampel yang digunakan
dalam penelitian ini ada 27 sampel. Untuk pengujian sifat fisis menggunakan
contoh uji berukuran 2 cm x 2 cm x 2 cm dan untuk pengujian sifat mekanis
menggunakan contoh uji berukuran 2 cm x 2 cm x 30 cm dan 2 cm x 2 cm x 6 cm
Hasil penelitian kayu jabon merah (Anthocephalus macrophyllus) pada sifat
fisika kayu menunjukkan nilai rata-rata kadar air segar adalah 75,01%, kadar air
kering udara 14,36%, dan kerapatan 0,53 g/cm³. Sifat mekanika kayu menunjukkan
nilai rata-rata MOE 14442,21 N/mm² (14.706,57 kg/cm²), MOR 242,82 N/mm²
(2475,54 kg/cm²), dan KTSS 113,82 N/mm² (1160,87 kg/cm²).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Kehutanan > Kehutanan
S Agriculture > Kehutanan
Divisions: Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Kehutanan
Date Deposited: 02 Mar 2026 05:34
Last Modified: 02 Mar 2026 05:34
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153627
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item