PENGARUH LAMA FERMENTASI TEPUNG PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis Guinensis Jacq) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis Niloticus)

SUADI (2026) PENGARUH LAMA FERMENTASI TEPUNG PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis Guinensis Jacq) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis Niloticus). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Suadi (O27119034). Pengaruh Lama Fermentasi Tepung Pelepah Kelapa Sawit
(Elaeis guineenis Jacq) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila
(Oreochromis niloticus). (Dr. Muhammad Safir S.Pi., M.Si dan Kasim Mansyur,
S.T., M.Si).
Ikan nila (Oreochromis niloticus) adalah komoditas perikanan air tawar
yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Budidaya ikan nila secara intensif
merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menambah jumlah produksi
dari ikan nila. Pemanfaatan dari tepung pelepah kelapa sawit sebagai bahan baku
pakan diperlukan adanya upaya untuk meminimalisir kandungan dari zat anti
nutrisi bahan. Fermentasi adalah suatu upaya untuk menghidrolisis senyawasenyawa yang kompleks menjadi sederhana dengan bantuan mikroorganisme.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lama waktu fermentasi tepung
pelepah kelapa sawit sebagai bahan baku pakan terhadap pertumbuhan dan
kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian dilakukan pada bulan Juni - Agustus
2024. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kualitas Air dan Biologi Akuatik,
Program Studi Akuakultur, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas
Tadulako. Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL),
yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan bahan uji yang digunakan adalah
probiotik EM-4. Tanpa fermentasi (A), lama waktu fermentasi 1 minggu (B), lama
waktu fermentasi 2 minggu (C), lama waktu fermentasi 3 minggu (D), lama waktu
fermentasi 4 minggu (E). Laju pertumbuhan spesifik harian dan pertumbuhan
bobot mutlalk yang diperoleh pada setiap perlakuan A, B, C, D, E masing-masing
sebesar 2,42; 2,86; 3,64; 4,39; 4,46 dan 1,61; 2,03; 2,82; 3,57; 3,62. Rasio
konversi pakan dan kelangsungan hidup pada perlakuan A, B, C, D, E masingmasing sebesar 1,21; 1,11; 1,03; 0,93; 0,89 dan 79; 84; 83; 87; 90. Hasil analisis
menunjukan laju pertumbuhan spesifik harian dan pertumbuhan bobot mutlak
yang tinggi terdapat pada perlakuan E serta rasio konversi pakan yang terendah
terdapat pada perlakuan A. Fermentasi tepung pelepah kelapa sawit sebagai bahan
baku pakan menggunakan probiotik EM-4 selama 4 minggu memberikan respon
pertumbuhan tertinggi.
Kata kunci :Ikan nila, probiotik EM-4, fermentasi, pelepah kelapa sawit, pakan,
pertumbuhan bobot mutlak.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
S Agriculture > Akuakultur
Divisions: Fakultas Peternakan dan Perikanan > Akuakultur
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Akuakultur
Date Deposited: 05 Mar 2026 02:34
Last Modified: 05 Mar 2026 02:34
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153691
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item