BRAVELY GAMMA SETIADI (2026) MAKNA TARIAN LUMENSE TO MORI, DI KABUPATEN MOROWALI UTARA PROVINSI SULAWESI TENGAH. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK
Bravely, Stambuk : B 301 19 106, Judul : MAKNA TARIAN Lumense TO
MORI, KABUPATEN MOROWALI UTARA. Dibimbing oleh Ibu Rismawati
sebagai Pembimbing I dan Ibu Yulianti Bakari sebagai Pembimbing II.
To Mori merupakan salah satu etnis yang berasal dari Kabupaten Morowali Utara,
Sulawesi Tengah. To Mori merupakan etnis yang memiliki kesenian tradisional
yang beragam. Dari beberapa kesenian tradisional itu terdapat kesenian tradisional
yang mulai terabaikan dan mengalami degradasi yaitu tari Lumense. Tarian ini
dulunya dianggap masyarakat sebagai bentuk penyembahan terhadap roh agung
atau raja, sekarang ini tari Lumense ditarikan sebagai seni pertunjukan yang
bersifat menghibur serta penyambutan untuk tamu-tamu penting. Rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana pelaksanaan tari Lumense To
Mori di kabupaten Morowali Utara? 2) Bagaimana makna yang terdapat dalam
tari Lumense To Mori di kabupaten Morowali Utara?. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan melakukan
observasi dan wawancara. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini
menggunakan teknik purposive yaitu teknik penentuan informan dengan
menggunakan kriteria-kriteria tertentu yang telah ditentukan sesuai dengan tujuan
penelitian. Adapun informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 4 orang dan
beberapa informan lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
Informan kunci dalam penelitian ini antara lain tokoh adat, dewan kesenian,
penari, dan pengiring musik. Tari Lumense saat ini telah mengalami degradasi,
berasal dari ritual pemujaan terhadap kekuatan alam, tari ini berkembang menjadi
tarian penyemangat perang dan kini menjadi simbol penyambutan serta
kebanggaan budaya.Tari Lumense merupakan tarian tradisional suku Mori yang
mengandung berbagai makna yang terkandung mulai dari unsur gerak, busana,
iringan musik, dan properti yang digunakan.Makna-makna tersebut antara lain
makna historis, makna spiritual dan religius, makna sosial dan budaya, makna
keberanian dan keagungn, makna kerendahan hati dan hormat, serta makna
keteguhan dan keikhlasan. Setiap gerak dan warna busananya memiliki makna
mendalam tentang syukur, keberanian, dan keseimbangan hidup. Secara
keseluruhan, Tari Lumense menjadi simbol keindahan, spiritualitas, dan identitas
budaya suku Mori yang diwariskan hingga kini.
Kata Kunci : Makna Tari Lumense, Tari Penyambutan Tamu, To Mori
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Antropologi |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:38 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:38 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153693 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

