TINJAUAN HUKUM TENTANG NIKAH MUT’AH MENURUT HUKUM ISLAM

HERAWATI ADE PUTRI L (2026) TINJAUAN HUKUM TENTANG NIKAH MUT’AH MENURUT HUKUM ISLAM. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Herawati Ade Putri L , D101 21 612, Tinjauan Hukum Tentang Nikah Mut’ah
Menurut Hukum Islam, Pembimbing I : Dr. Nurul Miqat, S.H., Mkn,
Pembimbing II : Dr. Susi Susilawati S.HI., M.H
Perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita dengan
tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang
Maha Esa. Namun, terdapat bentuk perkawinan yang menimbulkan perdebatan,
salah satunya adalah nikah mut’ah. Penelitian ini berfokus pada dua permasalahan
utama, yaitu : (1) Bagaimana Aspek Hukum yang Ditimbulkan dengan Nikah
Mut’ah menurur Hukum Islam?. (2) Bagaimana Akibat Hukum terkait keberadaan
Nikah Mut’ah menurut Undang-Undang Perkawinan?. Tujuan yang ingin dicapai
dalam penelitian ini, yaitu : (1) Menganalisis Aspek Hukum terkait keberadaan
Nikah Mut’ah menurut Hukum Islam. (2) Mendalami dan Menganalisis Akibat
Hukum Nikah Mut’ah menurut Undang-Undang Perkawinan. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa kedudukan hukum nikah mut’ah sebagai perbuatan yang diharamkan dalam
perspektif hukum Islam. serta mayoritas ulama berpendapat bahwa nikah mut’ah
telah dihapus (mansukh) karena bertentangan dengan prinsip dasar perkawinan
yaitu membentuk keluarga yang sakinah mawaddah dan wa rahmah. nikah mut’ah
yang dibatasi oleh waktu dinilai tidak sejalan dengan tujuan perkawinan
sebagaimana diatur dalam hukum Islam maupun dalam perundangan-undangan di
Indonesia. Penelitian ini juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi para pihak
terutama istri dan anak. Sementara itu, menurut hukum positif di Indonesia nikah
mut’ah tidak diakui dan tidak memiliki kekuatan hukum. serta bertentangan dengan
prinsip perkawinan yang bersifat selamanya dan dicatatkan secara resmi, akibatnya
hubungan tersebut tidak memiliki perlindungan hukum termasuk terhadap istri dan
anak. Dalam aspek sosial nikah mut’ah berpotensi menimbulkan ketidakjelasan
status hubungan suami istri dan ketidakpastian hubungan anak yang dilahirkan,
serta dapat menimbulkan beban psikologis. sehingga nikah mut’ah dipandang tidak
sejalan dengan tujuan perkawinan, baik dalam hukum Islam maupun hukum
Nasional Indonesia.
Kata Kunci: Perkawinan, Hukum Islam, Nikah Mut’ah

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Library of Congress Subject Areas > Ilmu Hukum
Date Deposited: 05 Mar 2026 05:23
Last Modified: 05 Mar 2026 05:23
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153715
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item