NALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA SRITABAANG KECAMATAN BOLANO KABUPATEN PARIGI MOUTONG

ANTON PRAYETNO (2026) NALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA SRITABAANG KECAMATAN BOLANO KABUPATEN PARIGI MOUTONG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Anton Prayetno (E321 21 044), Analisis Pendapatan Dan Kelayakan
Usahatani Jagung Hibrida Di Desa Sritabaang Kecamatan Bolano
Kabupaten Parigi Moutong. Di Bimbing Oleh Dr. Christoporus,S.P.,MM
dan Dian Safitri, S.Agr., MP,2025.
Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi besar di sektor
pertanian, termasuk jagung sebagai komoditas penting setelah padi. Sulawesi
Tengah, khususnya Desa Sritabaang di Kecamatan Bolano, menjadi sentra
produksi jagung dengan luas lahan 349 ha dan produksi 2.094 ton pada 2023.
Meski produktivitas tinggi, petani menghadapi kendala biaya produksi dan
fluktuasi harga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan dan
kelayakan usahatani jagung di Desa Sritabaang serta memberi manfaat
akademis dan informasi bagi pihak terkait.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk
menggambarkan kondisi ekonomi usahatani jagung di Desa Sritabaang,
Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong. Analisis dilakukan dengan
menghitung penerimaan, biaya tetap, biaya variabel, dan pendapatan petani,
serta mengukur kelayakan usaha menggunakan rasio R/C. Lokasi dipilih
secara sengaja karena desa ini merupakan sentra produksi jagung dengan
produktivitas tinggi. Penentuan responden dilakukan secara acak sederhana
terhadap 35 petani dari populasi 349 orang, dengan asumsi homogenitas
berdasarkan standar deviasi luas lahan. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rumus
pendapatan dan rasio kelayakan R/C. Hasilnya menunjukkan bahwa usahatani
jagung layak dijalankan secara finansial karena menghasilkan pendapatan
positif dan rasio R/C > 1.
Berdasarakan hasil penelitian usahatani jagung di Desa Sritabaang,
Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, menunjukkan mayoritas
penduduk bekerja di sektor pertanian dengan lahan rata-rata 0,5–1 hektar.
Responden petani didominasi usia produktif, pendidikan mayoritas SD, dan
pengalaman bertani 4-10 tahun. Petani menggunakan benih unggul, pupuk,
dan pestisida secara rutin. Total biaya produksi sekitar Rp13.879.047 per 1,29
hektar dengan pendapatan rata-rata Rp10.182.668. Analisis kelayakan usaha
tani menunjukkan R/C sebesar 1,73 menandakan usaha ini layak dan
menguntungkan untuk di jalankan. Petani di Desa Sritabaang diharapkan lebih
efisien dalam penggunaan pupuk dan tenaga kerja, dengan menjaga cara
tanam serta pemeliharaan agar biaya produksi hemat dan pendapatan
meningkat.
Kata Kunci : Usahatani jagung, pendapatan petani, kelayakan usaha, biaya
produksi, rasio R/C.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agribisnis
S Agriculture > Agribisnis
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agribisnis
Date Deposited: 09 Mar 2026 06:02
Last Modified: 09 Mar 2026 06:02
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153788
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item