KANDUNGAN ANTIOKSIDAN, PERTUMBUHAN DAN HASIL BERBAGAI VARIETAS KEDELAI (Glycine Max L.) PADA KOMBINASI PUPUK BERBEDA

M. MALIK FAJAR (2026) KANDUNGAN ANTIOKSIDAN, PERTUMBUHAN DAN HASIL BERBAGAI VARIETAS KEDELAI (Glycine Max L.) PADA KOMBINASI PUPUK BERBEDA. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

M. Malik Fajar (E 202 24 016) Kandungan Antioksidan, Pertumbuhan dan Hasil Berbagai Varietas Kedelai (Glycine max L.) pada Kombinasi Pupuk Berbeda (Dibimbing oleh Sakka Samudin, Uswah Hasanah, 2026).
Kedelai (Glycine max L.) merupakan komoditas pangan penting di Indonesia yang berperan sebagai sumber utama protein nabati serta pangan fungsional karena mengandung senyawa bioaktif seperti isoflavon dan fenol yang bersifat antioksidan. Namun demikian, produktivitas dan kualitas kedelai masih tergolong rendah akibat keterbatasan kesuburan tanah, pemilihan varietas yang kurang tepat, serta penerapan pemupukan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi antara varietas kedelai dan kombinasi pupuk yang berbeda terhadap kandungan antioksidan, pertumbuhan, hasil, dan serapan fosfor tanaman kedelai. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Juli hingga November 2025, serta dilanjutkan dengan analisis kandungan antioksidan dan serapan fosfor di laboratorium. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu varietas kedelai yang terdiri dari Detam 1, Devon 1, dan Grobogan, serta perlakuan pupuk yang meliputi tanpa pupuk (kontrol), pupuk organik kompos jerami padi, dan kombinasi pupuk organik dan anorganik (kompos jerami padi, urea, SP-26, dan KCl), diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar dan berat kering tanaman, jumlah polong, jumlah biji per polong, bobot biji per tanaman, berat 100 biji, umur berbunga, serapan fosfor, serta kandungan antioksidan yang dianalisis menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara varietas dan kombinasi pupuk terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan, hasil, serapan fosfor, dan kandungan antioksidan. Interaksi tersebut terlihat pada tinggi tanaman umur 7–30 HST, berat segar dan berat kering tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per polong, bobot biji per tanaman, umur berbunga, serapan fosfor, serta kandungan antioksidan. Kombinasi perlakuan P2 dengan varietas Grobogan (V3) secara umum memberikan respon terbaik pada pertumbuhan tanaman, peningkatan komponen hasil, percepatan umur berbunga, serta serapan fosfor yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Varietas Grobogan (V3) juga menunjukkan potensi hasil dan kualitas lebih baik dibanding varietas Detam 1 (V1) dan Devon 1 (V2). Perlakuan pupuk P1 (organik) meningkatkan pertumbuhan dan hasil dibanding kontrol P0, namun masih lebih rendah dibandingkan kombinasi pupuk P2. Dengan demikian, penggunaan varietas unggul Grobogan serta pemupukan berimbang melalui kombinasi pupuk organik dan anorganik merupakan strategi efektif untuk meningkatkan produktivitas, serapan hara, serta kualitas fisiologis tanaman kedelai.
Kata Kunci: Kedelai, Varietas, Kombinasi Pupuk, Antioksidan, Serapan Fosfor, Pertumbuhan, Hasil

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Ilmu Pertanian
S Agriculture > Magister Ilmu Pertanian
Divisions: Pascasarjana > Magister Ilmu Pertanian
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Magister Ilmu Pertanian
Date Deposited: 10 Mar 2026 06:40
Last Modified: 10 Mar 2026 06:40
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153853
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item