ANALISIS DAMPAK PERTAMBAGAN TERHADAP EKONOMI DAN DEGRADASI LINGKUNGAN DI KABUPATEN MOROWALI (Studi Kasus PT IMIP)

ANGGI PURNOMO (2026) ANALISIS DAMPAK PERTAMBAGAN TERHADAP EKONOMI DAN DEGRADASI LINGKUNGAN DI KABUPATEN MOROWALI (Studi Kasus PT IMIP). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak ekonomi dan degradasi lingkungan akibat aktivitas pertambangan nikel di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Tahun 2010–2024 serta sumber tambahan seperti artikel dan jurnal. Tujuan utama adalah mengukur kontribusi sektor pertambangan dan penggalian terhadap Produk Domestik Regional Bruto serta mengkaji dampak lingkungan melalui studi literatur. Pendekatan kuantitatif deskriptif diterapkan untuk menganalisis hubungan antara PDRB sebagai variabel dependen dan sektor pertambangan sebagai variabel independen, sementara pendekatan kualitatif digunakan untuk mengetahui dampak degradasi lingkungan dari aktivitas pertambangan dan penggalian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB Kabupaten Morowali mengalami peningkatan signifikan dari Rp4,10 miliar pada 2011 menjadi Rp98,79 miliar pada Tahun 2024, dengan kontribusi sektor pertambangan menurun dari 41,67 persen pada Tahun 2011 menjadi 18,18 persen pada Tahun 2024, meskipun nilai absolutnya naik. Sektor ini mendorong pertumbuhan ekonomi melalui lapangan kerja, transformasi sosial-ekonomi, dan diversifikasi usaha. Namun, aktivitas pertambangan menyebabkan degradasi lingkungan berat, termasuk pencemaran air dan udara, deforestasi seluas 5.501 hektare, kerusakan ekosistem laut, serta peningkatan kasus penyakit pernapasan akut hingga 55.527 kasus pada Tahun 2024 Indeks Risiko Bencana (IRB) Kabupaten Morowali secara konsisten berada pada kategori tinggi, dengan nilai 171,17 pada tahun 2024., Selain itu, pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri mendorong peningkatan volume sampah hingga 40 ton per hari di Kecamatan Bahodopi, yang menyebabkan penumpukan sampah, bau tidak sedap, pencemaran lingkungan, serta risiko kesehatan masyarakat, dengan pengelolaan yang belum optimal akibat keterbatasan infrastruktur dan armada.Kesimpulan penelitian menekankan perlunya kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan, dengan rekomendasi penguatan regulasi, teknologi ramah lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat untuk keberlanjutan.
Kata kunci: Pertambangan dan Penggalian,PDRB, PT IMIP ,Degradasi Lingkungan ,Dampak Ekonomi

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
H Ilmu Sosial > Ekonomi Pembangunan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ekonomi Pembangunan
Date Deposited: 10 Mar 2026 06:43
Last Modified: 10 Mar 2026 06:43
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153854
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item