FRENTIANIK MARENGKE (2026) PENGARUH JENIS TANAMAN REFUGIA TERHADAP KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PADA PERTANAMAN CABAI RAWIT MERAH (Capsicum Frutescens L.) DI KECAMATAN MANTIKULORE, KOTA PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Tanaman cabai rawit merah (Capsicum frutescens L.) termasuk dalam
komoditi holtikultura yang buahnya memiliki kandungan gizi cukup tinggi
terutama kandungan vitamin C dan beta karoten. Penyebab produksi cabai
merah menurun setiap tahun diduga ada beberapa beberapa permasalahan
terkait faktor-faktor produksi usaha tani cabai merah seperti: perubahan iklim
tidak menentu, hama dan penyakit menyerang tanaman cabai merah dan
pengolahan lahan untuk budidaya tanaman. Suatu konsep pemecahan masalah
yang dapat diterapkan dalam pengendalian hama adalah dengan cara
menanam tanaman yang digunakan sebagai refugia sehingga konservasi tetap
terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis tanaman
refugia terhadap nilai indeks keanekaragaman Arthropoda pada pertanaman
cabai rawit merah (Capsicum frutescens L.) di Kecamatan Mantikulore,
Kota Palu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK)
nonfaktorial dengan 4 taraf perlakuan dan 4 ulangan pada setiap perlakuan P0
(Kontrol), P1 (Tanaman cabai rawit dengan kenikir), P2 (Tanaman cabai rawit
dengan marigold) dan P3 (Tanaman cabai rawit dengan kemangi), sehingga di
dapat sebanyak 16 bedengan. Didapatkan keanekaragaman arthropoda pada
4 perlakuan refugia dan tergolong sedang dengan ditemukan 37 genus, 28
famili, dan 9 ordo dari total 3.006 individu. P0U1(H’=2.78, E=0.79, D=0.09),
P1U2(H’=2.89, E=0.81, D=0.08), P2U3 (H’=2.95, E=0,83, D=0.07), P3U4
(H’=2.58, E=0.73, D=0.13). Rata-rata nilai Indeks Keanekaragaman (marigold
= 2.91a, kenikir = 2.76b, kontrol=2.71b, kemangi=2.48c), Indeks kemerataan
(marigold=0.84a, kenikir=0.84a, kontrol=0.84a, kemangi =0.79b), Indeks
dominasi (kemangi =0.13a, kontrol =0.10ab, marigold=0,09b, kenikir=0.07b).
Hal ini menunjukkan agroekosistem cabai rawit merah di Kecamatan
mantikulore masih mendukung keanekaragaman, dilihat dari dedominasi
presentase hama dan predator relatif tidak terlalu jauh. Perbaikan teknik
budidaya dan penerapan pengendalian hayati menggunakan berbagai jenis
tanaman refugia diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan
mendukung pertanian berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi S Agriculture > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 07:10 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 07:10 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154019 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

