MODEL KOMUNIKASI ORGANISASI PELAYANAN PENERBANGAN DI BANDARA MUTIARA SIS AL-JUFRI PALU

ABDUL MALIK (2026) MODEL KOMUNIKASI ORGANISASI PELAYANAN PENERBANGAN DI BANDARA MUTIARA SIS AL-JUFRI PALU. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Abdul Malik “Model Komunikasi Organisasi Pelayanan
Penerbangan Di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu. Program
Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Tadulako, dibawah bimbingan Rizqy Alfiyaty dan
Dyah Kartika.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model komunikasi organisasi
yang diterapkan dalam pelayanan penerbangan di Bandara Mutiara Sis AlJufri Palu. Bandara merupakan simpul transportasi udara utama di Sulawesi
Tengah, di mana kompleksitas operasional dan tuntutan keselamatan
menuntut sistem koordinasi yang andal. Peneliti menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi
lapangan, wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci dari unit-unit
pelayanan inti yakni Aviation security,Check-in Counter, Boarding Gate,
Ramp Handling, Loading Master, dan Lost & Found. Serta analisis dokumen
pendukung seperti struktur organisasi. Analisis data dilakukan dengan
perspektif teori komunikasi Osgood dan Schramm, yang menekankan proses
komunikasi sirkular, peran ganda encoder-decoder, dan umpan balik simultan
sebagai kerangka memahami komunikasi organisasi di bandara.
Hasil penelitian mengungkap bahwa model komunikasi yang berjalan adalah
Model Komunikasi Sistemik Transaksional, yang dioperasionalkan
berdasarkan prinsip interaksional Osgood dan Schramm. Model ini tidak
bersifat linier, melainkan mengintegrasikan enam model komunikasi unit ke
dalam satu lingkup yang sirkular, simultan, dan saling bergantung. Setiap unit
berfungsi ganda sebagai encoder dan decoder, dengan aliran informasi yang
multidimensi mulai dari vertikal, horizontal, dan diagonal. Umpan balik
(feedback) yang berkelanjutan berperan sebagai mekanisme korektif,
sedangkan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi pengendali sistem
yang menjaga konsistensi dan stabilitas operasional. Model ini tidak hanya
mendukung pelayanan yang terstruktur, responsif, dan berorientasi
keselamatan, tetapi juga memperkuat budaya kerja kolaborasi antarunit. Hasil
penelitian ini menegaskan bahwa model komunikasi pelayanan bandara
sangat ditentukan oleh kekuatan sistem komunikasi organisasi yang
interaktif, dinamis, dan terintegrasi, serta dapat menjadi rujukan bagi
pengembangan sistem serupa di bandara lainnya.
Kata Kunci: Model Komunikasi OrOrganisasi , Pelayanan
Penerbangan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 30 Mar 2026 06:20
Last Modified: 30 Mar 2026 06:20
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154060
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item