MUHAMMAD CHAIRIL (2026) MENANAMKAN NILAI CIVIC CULTURE PADA GENERASI MUDA MELALUI PELESTARIAN TRADISI UNTUD SUKU DAMPELAS DI DESA RERANG. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.
Full text not available from this repository.Abstract
Muhammad Chairil, (2026), “menanamkan nilai civic culture pada generasi muda
melalui pelestarian tradisi untud Suku dampelas di Desa Rerang”. Program Studi
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan
Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako.
Pembimbing: Hasdin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pelaksanaan tradisi untud Suku
dampelas, mengidentifikasi nilai-nilai civic culture yang terkandung dalam tradisi
untud Suku dampelas, serta mendeskripsikan peran tokoh adat dalam menanamkan
nilai tradisi untud pada generasi muda Suku dampelas di Desa Rerang. Penelitian
ini dilakukan di Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala. Subjek
penelitian berjumlah 9 orang yang terdiri atas 3 orang tokoh adat, kepala desa, dan
5 orang tokoh pemuda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan
menggunakan pendekatan deskriptif. dengan teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) tradisi untud dilaksanakan sehari sebelum pernikahan
melalui 3 tahapan yaitu, tahap persiapan meliputi penyiapan untud, Pada tahap
penyiapan, disiapkan 13 jenis makanan adat meliputi ayam panggang, nasi bambu,
dodol, nasi pulut gula merah, cucur besar, cucur kecil, keras manis, ketupat, bunga
rose, kacandipa, baulu, ose yose, bagea. Tahap proses inti dalam hal ini pengantaran
untud, penerimaan pihak perempuan oleh pihak laki-laki, penyerahan untud. Tahap
penutup yaitu pembacaan doa. (2) Nilai-nilai civic culture yang terkandung dalam
tradisi untud yaitu meliputi, nilai religius, nilai tanggung jawab, nilai kepedulian
sosial, nilai gotong royong, serta nilai partisipasi. (3) Tokoh adat berperan penting
dalam melestarikan tradisi untud serta dalam menanamkan nilai tradisi untud pada
generasi muda Suku dampelas di Desa Rerang melalui empat fungsi utama, yaitu
sebagai pelestari budaya, sebagai pemimpin adat, sebagai pemberi pemahaman dan
sosialisasi, serta melalui kolaborasi dengan pemerintah desa. Kesimpulan penelitian
ini yaitu tradisi untud serat akan makna dalam hal perkawinan melalui simbol
berupa makanan adat, tradisi untud mengandung nilai-nilai civic culture pada
tahapan pelaksanaannya selain itu untuk menjaga tradisi untud tetap terjaga maka
tokoh adat melibatkan generasi Suku dampelas dalam pelaksanaannya.
Kata kunci: Civic Culture, Pelestarian Tradisi, Untud
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Tadulako University - Divisions > Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan L Pendidikan > Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan Library of Congress Subject Areas > L Pendidikan > Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 07:33 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 07:33 |
| URI: | https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154155 |
| Baca Full Text: | Baca Sekarang |

