PENGARUH LAMA PERENDAMAN BERBAGAI JENIS ISOLAT CENDAWAN Dark Septate Endophyte (DSE) TERHADAP PERKECAMBAHAN PADI LOKAL (Oryza Sativa L.)

SULIS ISNAINI (2026) PENGARUH LAMA PERENDAMAN BERBAGAI JENIS ISOLAT CENDAWAN Dark Septate Endophyte (DSE) TERHADAP PERKECAMBAHAN PADI LOKAL (Oryza Sativa L.). Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Sulis Isnaini (E 281 21 188), Pengaruh Lama Perendaman Berbagai
Jenis Isolat Cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) Terhadap
Perkecambahan Padi Lokal (Oryza sativa L.). (dibimbing oleh Sakka
Samudin dan Marhani, 2026).
Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman pangan terpenting di
dunia selain gandum dan jagung, karena beras mampu menyumbang 45–
55% kebutuhan protein dan 40–80% kebutuhan kalori harian. Untuk
memenuhi permintaan beras yang terus meningkat, salah satu upaya yang
dapat dilakukan adalah menanam padi menggunakan benih berkualitas.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui interaksi antara lama
perendaman dan jenis isolat cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) yang
sesuai untuk perkecambahan padi lokal, (2) mengetahui lama perendaman
yang sesuai untuk perkecambahan padi lokal, serta (3) mengetahui jenis
isolat cendawan Dark Septate Endophyte (DSE) yang baik terhadap
perkecambahan padi lokal. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium
Agronomi dan Laboratorium Penyakit Fakultas Pertanian, Universitas
Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, pada Bulan November hingga Desember
2024. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan pola faktorial. Faktor pertama adalah lama perendaman benih yang
terdiri atas tiga taraf, yaitu 24 jam, 72 jam, dan 120 jam. Faktor kedua adalah
jenis isolat cendawan DSE dengan tiga taraf, yaitu kontrol, DSE 1, dan DSE 2.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi lama perendaman 120 jam
dengan isolat cendawan DSE 2 memberikan pengaruh paling baik terhadap
perkecambahan benih padi lokal. Perlakuan tersebut menghasilkan daya
berkecambah sebesar 92,50%, panjang plumula 5,63 cm, panjang radikula
6,10 cm, berat basah akar 1,40 g, berat kering akar 1,19 g, serta volume akar
5,67 ml. Berdasarkan hasil tersebut, perendaman 120 jam dengan isolat
cendawan DSE 2 direkomendasikan sebagai kombinasi perlakuan terbaik
untuk meningkatkan perkecambahan benih padi lokal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Pertanian > Agroteknologi
S Agriculture > Agroteknologi
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Library of Congress Subject Areas > S Agriculture > Agroteknologi
Date Deposited: 02 Apr 2026 01:57
Last Modified: 02 Apr 2026 01:57
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/154162
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item