PENGARUH PENYELENGGARAAN PENYULUHAN DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP KINERJA USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH

DYAH KUSMERI (2026) PENGARUH PENYELENGGARAAN PENYULUHAN DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP KINERJA USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dyah Kusmeri, Pengaruh Penyelenggaraan Penyuluhan Dan Literasi Digital
Terhadap Kinerja Usahatani Padi Sawah Di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten
Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Dibimbing oleh, Made Antara dan Christoporus
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh
penyelenggaraan penyuluhan dan literasi digital terhadap kinerja usahatani padi
sawah, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.
Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan
kuantitatif. Data primer diperoleh dari 66 petani padi sawah yang dipilih dengan
metode simple random sampling dari populasi 192 petani. Variabel yang
dianalisis meliputi penyelenggaraan penyuluhan (kesesuaian materi, frekuensi,
metode penyampaian, dan kemampuan penyuluh memberi solusi), literasi digital
(kepemilikan perangkat, kemampuan mencari informasi, pemanfaatan media
sosial, dan penggunaan informasi digital dalam pengambilan keputusan), serta
kinerja usahatani (produksi, pencapaian target hasil, efisiensi penggunaan input,
dan stabilitas keuntungan). Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan
Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan
bantuan software SmartPLS 3.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan penyuluhan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usahatani padi sawah
(? = 0,244; p = 0,010), yang berarti semakin baik mutu penyuluhan maka semakin
meningkat pula capaian produksi, efisiensi input, dan pendapatan petani. Literasi
digital juga terbukti berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap kinerja
usahatani (? = 0,575; p = 0,000), sehingga peningkatan kemampuan digital petani
memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perbaikan kinerja usahatani
dibandingkan penyuluhan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut
mampu menjelaskan 58,8% variasi kinerja usahatani (R² = 0,588), dengan literasi
digital menjadi faktor dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara
penguatan program penyuluhan dan peningkatan literasi digital sebagai strategi
untuk mendorong produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usahatani padi sawah
di wilayah penelitian.

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Agribisnis
Divisions: Pascasarjana > Magister Agribisnis
Date Deposited: 13 May 2026 06:07
Last Modified: 13 May 2026 06:07
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155075
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item