STRATEGI PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI TERHADAP PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KACANG HIJAU DI KABUPATEN BANGGAI

JUMARDIN LATUBA (2026) STRATEGI PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI TERHADAP PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KACANG HIJAU DI KABUPATEN BANGGAI. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK
Jumardin Latuba (E 322 24 020) Strategi Penguatan Kelembagaan Petani
Terhadap Pengembangan Agribisnis Kacang Hijau Di Kabupaten Banggai.
Dibimbing oleh Rustam Abdul Rauf dan Sulaeman.
Kacang hijau merupakan komoditas pangan strategis yang berperan
sebagai sumber protein nabati dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, merupakan sentra utama usahatani
kacang hijau dengan luas panen 32 ha dan produksi 36 ton pada tahun 2025.
Namun, produktivitas kacang hijau masih relatif rendah akibat keterbatasan
permodalan, penerapan teknologi budidaya yang belum optimal, serta lemahnya
kelembagaan petani. Kondisi tersebut menyebabkan pengembangan agribisnis
kacang hijau belum berjalan optimal sehingga diperlukan strategi penguatan
kelembagaan agribisnis untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kelembagaan agribisnis
kacang hijau, menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi
penguatan kelembagaan, serta merumuskan strategi prioritas penguatan
kelembagaan dalam pengembangan agribisnis usahatani kacang hijau di
Kabupaten Banggai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif
untuk menggambarkan kondisi kelembagaan agribisnis kacang hijau serta faktor
yang memengaruhinya di Kabupaten Banggai. Penelitian dilaksanakan di Desa
Rau dan Desa Kiloma, Kecamatan Balantak, dengan populasi 99 petani dan
sampel 50 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin serta 5
informan kunci untuk FGD. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi,
dokumentasi, dan FGD, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif,
SWOT, dan QSPM untuk merumuskan serta menentukan prioritas strategi
penguatan kelembagaan agribisnis kacang hijau. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Kelembagaan petani di Kecamatan Balantak Kabupaten Banggai berperan
dalam mendukung agribisnis kacang hijau melalui penyediaan sarana produksi,
akses informasi, pasar, dan modal namun belum optimal sehingga dipengaruhi
oleh faktor internal seperti kelompok tani, potensi lahan, pengalaman petani, dan
dukungan penyuluh serta faktor eksternal seperti permintaan pasar, dukungan
pemerintah, teknologi, kemitraan, dan program ketahanan pangan dengan
berbagai tantangan seperti perubahan iklim, hama, fluktuasi harga, biaya produksi,
dan rendahnya minat generasi muda sehingga strategi prioritas penguatan
kelembagaan yang diterapkan adalah peningkatan penerapan teknologi budidaya,
pengendalian hama dan penyakit, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan
iklim melalui penguatan kelompok tani dan penyuluh pertanian yang didukung
peningkatan kapasitas petani, kemitraan agribisnis, dan akses informasi untuk
meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kesejahteraan petani.
Kata Kunci: Kacang hijau, kelembagaan petani, agribisnis, SWOT, QSPM

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Agribisnis
Divisions: Pascasarjana > Magister Agribisnis
Date Deposited: 16 Jul 2026 06:55
Last Modified: 16 Jul 2026 06:55
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156438
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item