Implementasi Kebijakan Pencegahan Dan Penanganan Perkawinan Usia Anak Di Kecamatan Mantikulore Kota Palu

CHRISTMA RATNA DEWANTY (2026) Implementasi Kebijakan Pencegahan Dan Penanganan Perkawinan Usia Anak Di Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Sarjana thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Christma Ratna Dewanty, B10122023. Judul Penelitian: “Implementasi Kebijakan Pencegahan Dan Penanganan Perkawinan Usia Anak Di Kecamatan Mantikulore Kota Palu”. Dibimbing oleh Bapak Abdul Hamid sebagai pembimbing utama bersama Ibu Nurhayati Hamid sebagai pembimbing pendamping.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pencegahan perkawinan usia anak di Kecamatan Mantikulore dengan menggunakan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan aktor-aktor pelaksana kebijakan, meliputi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Kantor Urusan Agama (KUA), dan pemerintah kelurahan di wilayah Kecamatan Mantikulore. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan secara umum telah berjalan dengan baik, ditandai oleh keselarasan yang kuat antara standar kebijakan dan disposisi para pelaksana. Seluruh aktor telah menginternalisasi ketentuan batas usia perkawinan 19 tahun sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Peraturan Wali Kota Nomor 34 Tahun 2023, serta mengaitkannya dengan tujuan pembangunan yang lebih luas seperti penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan. Namun demikian, beberapa hambatan turut ditemukan. Keterbatasan anggaran operasional menyebabkan cakupan sosialisasi belum merata, sementara ketiadaan unit khusus penanganan kasus disiasati melalui strategi tanggung jawab kolektif antarlembaga. Kesulitan mendeteksi praktik pernikahan di bawah tangan menjadi celah pengawasan yang belum terjangkau melalui mekanisme administratif formal. Koordinasi antarorganisasi antara KUA, kelurahan, dan Pengadilan Agama telah terbangun dengan baik, namun transmisi informasi dari tingkat kota masih kurang operasional. Selain itu, fenomena pergaulan bebas sebagai pemicu utama perkawinan usia anak belum dapat ditangani secara optimal hanya melalui pendekatan regulatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kemampuan pelaksana dalam mensinkronkan ketegasan administratif dengan edukasi sosial yang persuasif dan berkelanjutan guna mengubah pola pikir masyarakat secara menyeluruh.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Perkawinan Usia Anak, Van Meter dan Van Horn, Kecamatan Mantikulore, Pencegahan Perkawinan Dini.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
H Ilmu Sosial > Ilmu Administrasi Publik
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Library of Congress Subject Areas > H Ilmu Sosial > Ilmu Administrasi Publik
Date Deposited: 20 Jul 2026 06:55
Last Modified: 20 Jul 2026 06:55
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/156506
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item