Analisis Keberlanjutan Usahatani Anggur Di Kebun Anggur Duyu Bangkit Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga Kota Palu

DINI WAHDINI (2026) Analisis Keberlanjutan Usahatani Anggur Di Kebun Anggur Duyu Bangkit Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga Kota Palu. Magister thesis, Universitas Tadulako.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dini Wahdini (E 322 24 006) Analisis Keberlanjutan Usahatani Anggur Di Kebun
Anggur Duyu Bangkit Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga Kota Palu Dibimbing
Oleh Arifuddin Lamusa dan Lien Damayanti
Potensi agroklimat dan ekologi yang menguntungkan di Kelurahan Duyu
menjadi modal dasar strategi untuk pengembangan pertanian anggur
berkelanjutan dan alternatif sumber pendapatan utama masyarakat setempat.
Namun petani masih memiliki permasalahan seperti keterbatasan penggunaan
tekhnologi, pengemasan produk agar bertahan lama, keterbatasan lahan yang
masih relatif kecil, kebutuhan perawatan yang intensif, dan peningkatan
produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang tetap harus
dihadapi oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis
Keberlanjutan Produk Anggur Di Kebun Anggur Duyu Bangkit Kelurahan Duyu
Kecamatan Tatanga Kota Palu. Tekhnik penentuan sampel dilakukan dengan
cara probability sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 15, yang terdiri
dari 1 ketua kelompok tani dan 9 anggota kelompok tani, 1 penyuluh, kepala
lurah, dan 3 konsumen. metode penelitian yang digunakan adalah analisis MDS
(Multidimensi Scaling) dengan menggunakan software Rapfish yang sudah di
modifikasi menjad Rap-Anggur. Hasil penelitian menujukkan bahwa usaha tani
anggur di Kebun Anggur Duyu Bangkit, Kota Palu, cukup berkelanjutan secara
multidimensi (indeks 68,25), dengan 2 dimensi yang memiliki status Sangat
berkelanjutan yaitu; Dimensi ekologi (78,37) dan ekonomi (76,29), sementara
itu 2 dimensi lainnya memiliki status Cukup Berkelanjutan yaitu; Dimensi sosial
(74,97) dan Dimensi kelembagaan (65,69), sementara dimensi teknologi (45,97)
menjadi kelemahan terbesar (Kurang Berkelanjutan) akibat rendahnya adopsi
teknologi digital dan pascapanen. Analisis leverage mengidentifikasi digital
marketing, teknologi pascapanen, dan pengelolaan air sebagai atribut kritis. Oleh
karena itu, intervensi strategis ke depan perlu difokuskan pada penguatan
kapasitas teknologi dan kelembagaan untuk mencapai keberlanjutan yang lebih
holistik, sehingga kebun ini dapat menjadi model pertanian berkelanjutan di
lahan kering Indonesia.
Kata Kunci : Tanaman Hortikultura, Produk Anggur, MDS

Item Type: Thesis (Magister)
Subjects: Tadulako University - Divisions > Pascasarjana > Magister Agribisnis
Divisions: Pascasarjana > Magister Agribisnis
Date Deposited: 10 Mar 2026 06:06
Last Modified: 10 Mar 2026 06:06
URI: https://repository.untad.ac.id/id/eprint/153849
Baca Full Text: Baca Sekarang

Actions (login required)

View Item
View Item